
Trailer
Ikhtisar
- Status
- Dalam tahap pascaproduksi
- Genre
- Horor · kerusuhan 1998 dan penghapusan sejarah
- Bahasa
- Bahasa Indonesia
- Sutradara
- Mahatma Putra
- Produser
- Muttaqiena Imaamaa
- Rumah produksi
- Anatman Films
- Lokasi
- Jakarta, Indonesia
Sinopsis
Key, seorang karyawan masa percobaan di sebuah rumah produksi, diminta oleh atasannya untuk menghapus objek-objek dari rekaman video—orang misterius yang berdiri di belakang seorang "pakar sejarah" yang hendak berargumen tentang tragedi 1998.
KEY bingung sekaligus was-was dengan kehadiran sosok itu. Ia mencoba menghapus, tetapi berulang kali gagal. Ia mengalami peristiwa yang terus menerus membuatnya gusar, tetapi atasannya terus meyakinkannya untuk menyelesaikan pekerjaan itu.
Meskipun ketakutan, Key kembali ke ruang penyuntingan dan akhirnya berhasil menghapus sosok misterius itu dari video. Ketika Key melirik ke samping, sosok itu muncul dengan wajah yang mirip dengan wajahnya sendiri.

Mahatma Putra
Catatan sutradara
Lewat film Hapus, kami berharap bisa mengajak penonton untuk menelusuri kembali perasaan-perasaan yang muncul dari kerusuhan 1998, yang sasaran kerusuhan kebanyakan direpresentasikan lewat kawasan Pintu Besar Selatan, Glodok.
Setting tahun, latar, dan karakter disiapkan sedemikian rupa untuk menampilkan alternatif pemahaman akan kerusuhan 98, sekaligus sebagai kritik terhadap cara-cara menarasikan peristiwa ini.
Salah satu treatment-nya, “kita semua korban, kita semua pelaku,” menjadi narasi utama film Hapus , mengingatkan kita bahwa kini, tragedi 98 bukan hanya mengakar pada peristiwanya, sejarah yang tak jarang dipelintir, dihapus, dilupakan, tapi sampai membentuk pola pikir dan penafsiran tertentu akan lembaga dan identitas sesama.
Film ini menceritakan tentang hantu sejarah yang akan datang kepada mereka para pelaku modifikasi dan penghapusan sejarah. Hantu-hantu ini pun hidup dalam diri kita masing-masing, dalam memori kita masing-masing, memori kolektif kita bersama.
Tidak ada yang terpisah antara hantu, yaitu kita semua yang mejadi korban, dan kita semua semua yang juga jadi skrup dalam mesin pelaku penghapusan sejarah.
Upaya penghapusan dan modifikasi sejarah Orwelian dalam 1984 rupanya sedang benar-benar sedang terjadi. Terutama dari statement viral Menteri Kebudayaan kita dalam melihat sejarah 1998. Kita bisa menjadi pelaku, atau bisa menjadi orang yang speak up terhadap upaya penghapusan sejarah yang sedang terjadi.
— Mahatma Putra
Hapus
Poster film

Hapus
Karakter

Key
Alya Syahrani
Key, karyawan baru dengan posisi probasi yang bersemangat untuk mendapatkan posisi tetap. Sebagai lulusan baru yang tinggal jauh dari rumah, ia bersedia melakukan apa pun demi mencapai stabilitas keuangan agar bisa hidup di Jakarta. Key sebenarnya santai dan cuek. Secara emosional, Key cenderung berjarak dengan cerita-cerita di balik pekerjaan yang ia lakoni, termasuk kekerasan dan pemerkosaan massal 98. Baginya, peristiwa itu masih dipahami sejauh "kata orang", tapi dalam dirinya ada semacam kebingungan. Seiring tugas itu dikerjakan Key, masa lalu itu terus membangunkannya, membuatnya gusar akan topik yang tak pernah disinggungnya, termasuk kekhawatiran bahwa mungkin saja “pemerkosaan massal” itu dapat terjadi juga padanya.

Unggul
Kiki Narendra
Seorang ahli sejarah bayaran “milik pemerintah”, 40 tahun. Di luar ia terlihat sangat berwibawa, ciri khas seorang intelek netral. Padahal, di balik itu, ia adalah seorang mantan preman yang disekolahkan penguasa hingga kemudian menjadi tangan kanan diam-diam pemerintah. Tugasnya adalah menjadi ahli sejarah yang piawai menghadapi masalah publik. Dalam banyak hal, ia adalah tokoh yang dikenal cakap, tapi ada satu suara masyarakat yang tak boleh ia dukung; kebenaran yang dicari masyarakat itu sendiri.
Muttaqiena Imaamaa
Catatan produser
Jakarta adalah saksi sejarah Indonesia. Di balik gemerlap gedung tinggi metropolitan, tersimpan banyak rahasia peristiwa penting terjadi di Jakarta yang menentukan perjalanan negara, salah satunya peristiwa Kerusuhan 1998 yang memakan banyak korban jiwa.
Sayangnya saat ini sering terjadi penghapusan fakta sejarah untuk kepentingan politik, sebuah propaganda yang menginginkan sejarah kelam 1998 dilupakan oleh masyarakat.
Film Hapus ingin memberikan kesadaran bahaya dari penghapusan fakta sejarah, dalam bentuk film horor yang lebih menghibur sehingga pesannya bisa disampaikan kepada masyarakat luas. Kami yakin sejarah kelam yang menghantui kita baiknya diterima apa adanya sebagai pembelajaran agar tidak terjadi lagi di masa depan.
Hapus
Lokasi: kantor rumah produksi




Hapus
Tim produksi & kredit
Directed by
- Mahatma Putra
Written & produced by
- Muttaqiena Imaamaa
Starring
- Alya Syahrani
- Kiki Narendra
Production
- Anatman Films


