Certified B Corporation
Anatman Films · Fiksi pendek · 2026

Pilot Ondel-Ondel

Logline

Demi menyelamatkan diri dari rundungan teman sekolah, seorang anak yang membenci tradisi ayahnya sebagai seniman betawi pengrajin Ondel-ondel, terpaksa bersembunyi di dalam 'perut' Ondel-ondel, hanya untuk menyadari bahwa monster bambu yang memalukan itu adalah satu-satunya armor yang bisa menjadikannya pahlawan saat bahaya mengancam.

Ikhtisar

Durasi
15 menit
Genre
Komedi-drama hangat · tradisi Betawi
Bahasa
Bahasa Indonesia
Sutradara
Muttaqiena Imaamaa
Produser
Frederica Nancy
Rumah produksi
Anatman Films
Lokasi
Setu Babakan, Jakarta Selatan
Selesai produksi
Agustus 2026

Sinopsis

Jali (10) adalah anak dari seniman Betawi yang membenci ondel-ondel, karena takut menjadi bahan rundungan teman-teman sekolahnya. Ketika PAK SURYA, ayahnya mengadakan open house Lebaran Betawi di sanggar Betawi mliknya, Jali terpaksa hadir dan panik saat RIO, biang kerok yang paling sering merundungnya, tiba-tiba datang ke sanggar.

Tanpa jalan keluar, Jali nekat merayap masuk ke dalam perut kostum ondel-ondel milik ayahnya, menjadikan kerangka bambu itu sebagai tempat bersembunyi. Namun ketika seorang maling bersenjata golok mengancam keselamatan ayahnya, Jali tidak bisa lagi diam. Dari dalam kerangka bambu yang gelap, ia menggerakkan ondel-ondel itu maju memulai pertarungan yang tidak pernah terbayangkan siapapun: raksasa bambu melawan penjahat bergolok. Di mata Jali, kerangka bambu itu layaknya Armor Iron Man. Dengan manuver yang tak terduga, "Ondel-ondel" itu menerjang maju. Jali menggunakan tangan kayu Ondel-ondel yang keras untuk menghempas golok dari tangan si maling hingga terpental. Maling itu terjungkal dan segera diringkus warga.

Suasana hening sejenak, lalu pecah oleh sorak-sorai. Pak Surya segera mendekat dan membuka bagian kepala Ondel-ondel. Sosok Jali muncul dari dalam dengan napas tersengal dan wajah pucat. Teman-teman sekolahnya melongo tak percaya. Jali sudah bersiap menutup wajah karena malu, namun di luar dugaan, teman-temannya justru berlari menghampiri. Mereka tidak mengejek; mereka berteriak kegirangan, mengelu-elukan Jali sebagai pahlawan yang telah menyelamatkan kampung dengan "Robot Tradisional"-nya. Jali tersenyum kecil. Ternyata, tradisi yang selama ini ia benci adalah perisai yang mampu melindunginya dan orang-orang yang ia sayangi.

Pilot Ondel-Ondel

Cuplikan naskah

Halaman dari naskah karya Muttaqiena Imaamaa (draf 1, April 2026).

Cuplikan naskah 1
Cuplikan naskah 2
Cuplikan naskah 3
Cuplikan naskah 4

Muttaqiena Imaamaa

Pendekatan sutradara

Tone: Heartwarming Comedy-Drama. Mood: Ceria, energetik, namun memiliki momen "hening" dan reflektif ketika Jali berada di dalam kostum Ondel-Ondel, serta haru diakhir film.

POV Jali: Saat di dalam Ondel-Ondel, saya ingin menggunakan handheld camera untuk memberikan kesan sesak, gerah, dan klaustrofobik. Ini akan menekankan rasa tidak nyaman Jali.

Close up Jali: Menggunakan shot close up muka Jali saat berada di dalam Ondel-Ondel, layaknya shot ikonik Tony Stark di dalam armor Iron Man, untuk menonjolkan ekspresi lelah namun bertekad Jali kepada penonton.

Dunia Luar (Sanggar): Menggunakan wide shot yang stabil dan warna-warni cerah (palet warna: merah, putih, kuning khas Betawi) untuk menunjukkan dunia yang luas, kontras dengan sempitnya ruang di dalam kostum.

Pilot Ondel-Ondel

Poster resmi

Poster Pilot Ondel-Ondel

Pilot Ondel-Ondel

Tim produksi & kredit

Written & directed by

  • Muttaqiena Imaamaa

Produced by

  • Frederica Nancy

Production

  • Anatman Films

Pilot Ondel-Ondel

Kru inti

  • Muttaqiena Imaamaa

    Muttaqiena Imaamaa

    Sutradara & penulis

    Muttaqiena Imaamaa adalah seorang penulis dan produser yang memiliki spesialisasi dalam film dokumenter maupun fiksi. Ia mengembangkan karier kepenulisannya melalui berbagai serial di Indonesia, salah satunya adalah “Malam Minggu Miko”. Pada tahun 2016, film pendeknya yang berjudul “Arang and Asa” berhasil menyabet penghargaan Best Video di kompetisi GoVideo, serta The Most Popular Microfilm di ajang WebTVAsia Awards di Seoul. Pada tahun 2018 serialnya “Aliansi” memenangkan Best Comedy Program di Asian Academy Creative Awards, dan pada 2023 ia turut menjadi penulis serial orisinal Netflix “Komedi Kacau”. Karya dokumenter terbarunya, “Terpejam untuk Melihat”, masuk nominasi Film Dokumenter Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2024.

  • Frederica Nancy

    Frederica Nancy

    Produser

    Nancy adalah seorang produser dan aktif dalam riset dan pengembangan cerita. Ia sering terlibat dalam produksi fiksi, dokumenter, dan proyek berbasis audio visual. Pengalaman studi dan pekerjaan di dunia media dan jurnalistik turut mendorong skill penulisannya. Saat ini Nancy berdomisili di Bali dan aktif terlibat dalam karya-karya bersama Anatman Films, antara lain Hapus (Fiksi, 2025), LDR (TikTok series, 2024), Tale of the Stolen River (Documentary, 2025), Close Out (Short Documentary, in production), dan Cry Me a River (Documentary, in development).